Logo Mahakamdaily.com

Warga Embalut Dapat Rumah dan WC Baru dari Pemkab Kukar

Warga Embalut Dapat Rumah dan WC Baru dari Pemkab Kukar (Mahakam Daily)

Foto : Warga Embalut Dapat Rumah dan WC Baru dari Pemkab Kukar (Mahakam Daily)

Mahakam DailyPemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) memberikan bantuan program bedah rumah dan WC individual kepada warga Desa Embalut, Kecamatan Tenggarong Seberang. Bantuan ini merupakan bagian dari Program Kukar Idaman yang bertujuan untuk mengentaskan kemiskinan di Kukar.

Bantuan ini diserahkan secara simbolis oleh Bupati Kukar, Edi Damansyah, kepada perwakilan warga Embalut pada hari Rabu (18/10/2023). Acara ini juga dihadiri oleh perwakilan dari Rumah Besar Pengentasan Kemiskinan (RBPK) dan sektor usaha yang turut mendukung program ini.

Bupati Kukar, Edi Damansyah, mengatakan bahwa program ini diharapkan bisa memberikan dampak positif bagi warga Embalut, terutama dalam hal kesehatan dan kenyamanan. Ia juga menekankan pentingnya menjaga kebersihan dan lingkungan, terutama menghindari buang air di sungai.

“Kami berikan bantuan ini agar warga Embalut bisa hidup lebih baik. Kami ingin warga Embalut bisa sehat dan sejahtera. Kami juga minta warga untuk tidak lagi buang air di sungai, karena itu tidak sehat dan tidak layak. Gunakanlah WC yang sudah dibangun ini dengan baik dan bersih,” pesan Edi.

Edi juga mengajak penerima bantuan bedah rumah untuk memanfaatkan dan menjaga rumah yang sudah diperbaiki. Ia juga menginstruksikan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) untuk melakukan inventarisasi ulang terhadap rumah-rumah yang masih membutuhkan bantuan.

“Kami tidak akan berhenti berusaha untuk mensejahterakan masyarakat Kukar. Kami ingin kemiskinan di Kukar bisa berkurang setiap tahunnya. Kami juga mengapresiasi kerja sama dari RBPK dan sektor usaha yang telah membantu kami dalam program ini,” pungkas Edi.

[adv]

Mahakam Daily – Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) membuktikan komitmennya pada

Mahakam Daily – Plt Kepala Disperindag Kukar, Sayid Fathullah, mendorong