Logo Mahakamdaily.com

Rumah dan Warung di Desa Lebaho Ulaq Kukar Ludes Dilalap Api

Dalam waktu kurang dari 15 menit, rumah yang telah berdiri selama puluhan tahun itu rata dengan tanah.

Foto : Kondisi rumah dan warung yang telah ludes terbakar, di Desa Lebaho Ulaq, Kecamatan Muara Kaman, Kutai Kartanegara. (GNJ/Mahakam Daily)

Mahakam Daily – Terjadi kebakaran di desa Lebaho Ulaq, Kecamatan Muara Kaman, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar). Kebakaran diduga akibat korsleting listrik dari dapur.

Pada hari Kamis, 3 Maret 2034 pagi kemarin sekitar jam 08.30 WITA. Sebuah rumah beserta warung milik Rumah RT 4 Lebaho Ulaq bernama Devi Liana ludes terbakar.

Follow Instagram Bakul NNN
space iklan 300x300

Dalam waktu kurang dari 15 menit, rumah yang telah berdiri selama puluhan tahun itu rata dengan tanah. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

Kepala Desa Lebaho Ulaq, Imansyah menuturkan jika dugaan sementara kalau kebakaran disebabkan oleh konsleting listrik yang sudah beberapa kali terjadi sebelumnya. Konsleting listrik ini terjadi di dapur dari rumah tersebut.

“Ini sudah yang ketiga kalinya. Sebelumnya mereka sempat memadamkan api kecil. Karena konsleting ini sudah terjadi 2 atau 3 kali,” tuturnya.

“Pernah kebakaran terus disiram air. Tapi sehabis itu dianggap selesai,” sambungnya.

Proses pemadaman kobaran api dibantu oleh petugas kepolisian setempat yang kebetulan melintas di sekitar lokasi. Mereka dengan sigap mengerahkan tiga truk pemadam dan alat pemadam lainnya.

Warga desa bahu-membahu turut membantu memadamkan kebakaran tersebut. Salah satunya dengan menyediakan tandon air dan alkon. Api baru berhasil dipadamkan setelah memakan waktu satu jam.

Akibat peristiwa tersebut, pemilik mengalami kerugian sekitar kurang lebih Rp 150 juta.

Space Reklame

Ikuti terbitan berita & artikel melalui Google News

Dalam operasi yang bermula dari laporan warga, harapan tumbuh di
Nilai-nilai kebangsaan diperkenalkan sebagai kunci mempertahankan persatuan di tengah tantangan
Anggota DPRD Kaltim Agus Suwandi memperkenalkan Perda Bantuan Hukum di
Mahyudin, mantan bupati Kutai Timur, kini dikenal sebagai senator atau
Kecelakaan-kecelakaan ini, yang terjadi di beberapa titik strategis di Samarinda,