Sosper Kepemudaan, Agus Suwandy: Generasi Tua Jadilah Teladan, Bukan Sekadar Beri Nasihat

Mahakam Daily – Anggota DPRD Kalimantan Timur, Agus Suwandy, menekankan pentingnya peran generasi tua sebagai teladan dalam membentuk karakter pemuda. Hal itu disampaikannya dalam kegiatan Sosialisasi Peraturan Daerah (Sosper) di Jalan AW Syahranie Gang Kejaksaan, Kelurahan Gunung Kelua, Kecamatan Samarinda Ulu, Minggu (19/4/2016).

Kegiatan tersebut mengangkat Peraturan Daerah Nomor 8 Tahun 2022 tentang Kepemudaan, yang menyoroti pentingnya pembinaan generasi muda melalui penyadaran, pemberdayaan, dan pengembangan.

Teladan Lebih Penting dari Sekadar Nasihat

Dalam penyampaiannya, Agus menilai selama ini pendekatan terhadap pemuda kerap hanya sebatas nasihat tanpa diiringi contoh nyata dari generasi yang lebih tua.

“Kalau ingin pemuda jujur, maka orang tuanya juga harus memberi contoh. Tidak bisa hanya menyuruh tanpa memberi teladan,” ujarnya.

Ia menegaskan, nilai kejujuran, tanggung jawab, dan integritas harus dimulai dari lingkungan terdekat, terutama keluarga.

“Bapak-bapak di atas 30 tahun tetap bisa memberi inspirasi bagi anak-anak muda. Yang tua jadi teladan, yang muda jadi penggerak,” tegasnya.

Pemuda sebagai Penggerak Perubahan

Di sisi lain, Agus menyebut pemuda tetap memiliki peran strategis dalam mendorong perubahan di masyarakat. Dengan ide-ide segar dan semangat inovasi, generasi muda dinilai sebagai aset penting bagi pembangunan daerah.

“Pemuda punya banyak ide cemerlang. Pemerintah menganggap ini aset yang sangat berharga,” katanya.

Menurutnya, pemuda perlu didorong untuk aktif dalam berbagai sektor, mulai dari sosial hingga ekonomi.

Dukungan Program Harus Dimanfaatkan

Agus juga menyinggung berbagai program pemerintah yang dapat dimanfaatkan oleh pemuda, seperti pendidikan gratis dan dukungan bagi pelaku usaha muda.

“Sekarang pemerintah membuka peluang untuk kuliah gratis dan bantuan UMKM lewat program Jospol. Pemuda harus berani memanfaatkan itu,” tuturnya.

Ia menambahkan, peluang tersebut akan lebih optimal jika dibarengi dengan karakter yang kuat.

“Yang penting jujur dulu. Karena dari situ lahir kepercayaan dan tanggung jawab,” pungkasnya.

Temuan bangunan melebihi ketentuan, perubahan data PNS penerima rumah, hingga