Mahakam Daily – Muhammad Kiandra Ramadhipa datang ke Moto3 Junior World Championship 2026 bukan untuk sekadar numpang lewat. Pebalap muda binaan PT Astra Honda Motor (AHM) itu ingin membuktikan dirinya mampu bersaing lebih serius di level junior dunia saat musim balap dimulai di Sirkuit Barcelona-Catalunya, Spanyol, akhir pekan ini.
Musim ini menjadi langkah baru bagi pebalap asal Sleman, Yogyakarta tersebut setelah tampil cukup menjanjikan di European Talent Cup (ETC) musim lalu.
Bersama Honda Asia-Dream Racing Junior Team, Ramadhipa kembali dipercaya menggeber Honda NSF250RW bernomor #32, nomor yang pernah membawanya mencatat sejarah sebagai pebalap Indonesia pertama yang memenangi balapan ETC.
Catatan musim lalu jadi alasan mengapa namanya mulai diperhitungkan. Ramadhipa menutup ETC 2025 di posisi kelima klasemen akhir dengan dua kemenangan dan satu podium tambahan. Ia juga tampil kompetitif di Red Bull Rookies Cup dengan finis di posisi kedelapan.
Barcelona pun bukan trek asing baginya. Di lintasan itu, Ramadhipa pernah meraih kemenangan penting yang ikut mengangkat namanya di level junior Eropa.
Persiapan menuju musim 2026 sudah dimulai sejak awal Maret. Ramadhipa menjalani winter camp, latihan fisik, hingga tes motor di Valencia dan Barcelona untuk beradaptasi dengan motor maupun karakter sirkuit.
“Saya akan mencoba meraih hasil lebih baik dibandingkan tahun lalu. Saya ingin terus berkembang, bukan hanya sebagai pebalap tetapi juga sebagai pribadi. Tahun ini lawan terbesar saya adalah diri saya sendiri,” ujar Ramadhipa.
Sementara itu, General Manager Marketing Planning & Analysis AHM, Andy Wijaya, mengatakan ajang Moto3 Junior menjadi bagian penting dari pembinaan berjenjang pebalap muda Indonesia menuju level balap dunia.
“Kami berharap Ramadhipa dapat terus berkembang dan memberikan performa terbaik sepanjang musim ini,” kata Andy. (*)