Soal Polemik Pernyataan Soal Tim Ahli, Andi Harun Minta Rudy Masud Sampaikan Maaf Langsung

Wali Kota Samarinda, Andi Harun (dok)

Foto : Wali Kota Samarinda, Andi Harun (dok)

Mahakam Daily – Polemik pernyataan Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud, terkait pengangkatan tim ahli gubernur masih menjadi perhatian. Wali Kota Samarinda, Andi Harun, menilai permintaan maaf yang telah disampaikan belum sepenuhnya menjawab substansi persoalan.

“Saya menghormati pernyataan maaf dari Pak Gubernur atas pernyataan sebelumnya,” ujar Andi Harun, saat dimintai tanggapan.

Ia menilai, langkah tersebut menunjukkan adanya itikad baik di tengah respons yang berkembang di internal Partai Gerindra.

Namun demikian, Andi Harun menyoroti adanya perbedaan antara pernyataan awal dan klarifikasi yang disampaikan kemudian. Pada pernyataan awal, Rudy secara langsung menyebut nama Hashim Djojohadikusumo dan Presiden Prabowo Subianto dalam menjelaskan konteks kewenangan pengangkatan.

Sementara itu, dalam permintaan maaf yang disampaikan ke publik, penyebutan tersebut menjadi lebih umum dengan merujuk pada pemimpin nasional.

“Dalam pernyataan awal disebutkan secara langsung, tetapi dalam klarifikasi menjadi umum. Ini yang kemudian menimbulkan persepsi berbeda,” katanya.

Ia menilai, perbedaan tersebut membuat sebagian pihak menganggap permintaan maaf belum disampaikan secara personal kepada pihak yang sebelumnya disebut. Kondisi ini turut memicu beragam respons di kalangan kader partai maupun masyarakat.

Karena itu, Andi Harun menyarankan agar permintaan maaf disampaikan secara langsung kepada pihak terkait guna meredam polemik.

“Akan lebih baik jika disampaikan secara langsung kepada pihak yang disebut agar persoalan ini tidak berkembang lebih jauh,” tegasnya.

Menurutnya, langkah komunikasi yang tepat penting dilakukan agar situasi kembali kondusif dan tidak menimbulkan polemik berkepanjangan di ruang publik maupun internal partai.

Temuan bangunan melebihi ketentuan, perubahan data PNS penerima rumah, hingga